Ulasan “Sabtu Bersama Bapak” (2016)

“Sabtu Bersama Bapak” adalah film Indonesia ke-sekian yang diadaptasi dari novel. Kisahnya diambil dari novel berjudul sama karya Adhitya Mulya, yang sebelumnya menelurkan novel dan juga diangkat ke layar lebar “Jomblo: Sebuah Komedi Cinta”. Berbeda dari premis “Jomblo” sebelumnya yang berkisah tentang percintaan muda-mudi yang lebih sederhana, “Sabtu Bersama Bapak” mengusung cerita yang lebih matang…

Read more

Ulasan “My Stupid Boss” (2016)

“My Stupid Boss” jadi film Indonesia kedua yang gw tonton sejauh tahun ini setelah “Ada Apa dengan Cinta 2”. Nama pemainnya sudah tentu jadi pertimbangan ketika memutuskan untuk menonton film ini. Reza Rahadian tidak perlu dipertanyakan lagi. Plus, ini film keduanya bersama Bunga Citra Lestari setelah “Habibie Ainun”, jadi keraguan soal chemistry bisa dikesampingkan. Dan…

Read more

Ulasan “Ada Apa dengan Cinta 2” (2016)

Setelah digantung selama 14 tahun akhirnya kisah cinta Cinta dan Rangga ditutup dengan closure yang memuaskan. "Ada Apa dengan Cinta 2" menampilkan kembali geng Cinta, Rangga dan Mamet ini sepertinya memang menjadi film paling ditunggu, terbukti dengan kemampuannya meraup jumlah penonton yang sangat bombastis. Bayangkan saja, film ini menggaet 2 juta penonton lebih hanya dalam waktu…

Read more

“05:55”, Film Indonesia Menang di Festival Dunia!

Di tengah ingar-bingar “Ada Apa dengan Cinta 2” dan segala aplaus bagi perfilman tanah air, mungkin ada satu film yang luput dari sorot media. Film itu berjudul “05:55” dan sudah menang di salah satu festival film bergengsi di New York, AS, Global Short Film Awards. “05:55” adalah film karya sineas muda Tiara Kristiningtyas. Film yang…

Read more

Mengintip Film “Tiga Srikandi”

April di Indonesia memang identik dengan yang namanya Hari Kartini, hampir semua kantor merayakannya secara simbolik dengan meminta karyawannya mengenakan pakaian batik atau kebaya bagi perempuan. Namun bukan itu saja yang menarik, dunia perfilman Indonesia agaknya juga terbawa euforia tersebut dengan menayangkan beberapa film nasional yang mengusung tema perjuangan perempuan. Setelah rilis film "Surat Cinta…

Read more

Ulasan “Surat Cinta untuk Kartini” (2016)

Dirilis bersamaan dengan Hari Kartini, "Surat Cinta untuk Kartini" adalah sebuah film fiksi historical period drama berlatar kehidupan pejuang emansipasi wanita indonesia tersebut. Film ini dibuka dengan setting masa kini berisi adegan Rangga (Chicco Jerikho), seorang guru senior yang membantu guru baru, Dian (Melayu Nicole Hall), dalam mengisahkan sejarah Raden Adjeng Kartini dengan narasi menarik kepada…

Read more

Film Horor Terseram Sepanjang Masa

Siapa sih yang nggak suka film horor atau thriller? Biarpun harus nonton sambil jejeritan atau nutup mata dan ngos-ngosan gue jamin semua orang suka nonton film dengan genre itu. Adrenalin yang mengalir deras bikin kita ketagihan bahkan nantang untuk ngelanjutin adegan demi adegan. Namun, tentu saja yang gue maksud dengan film horor bukan film horor esek-esek…

Read more

Ulasan “Pendekar Tongkat Emas” (2014)

Menurut gw nggak banyak filmmaker Indonesia bisa bikin film yang bisa menarik orang banyak hanya dengan iming-iming jalan cerita yang bagus. Kadang jalan cerita yang bagus harus didukung dengan wajah cantik dan tampan atau ketenaran salah satu aktor pada saat film itu dibuat. Tingkat ketenaran itulah yang akhirnya jadi nilai jual film yang dibuat bukan…

Read more

Stay updated! Follow Mumovi!