Mixtape untuk Menemanimu di Kala Hujan

Hujan bisa menjadi berkah sekaligus musibah. Bagi muda-mudi yang baru putus cinta musim seperti ini semakin mendorong kegalauan. Sementara bagi sebagian orang, hujan adalah saat yang tepat untuk instropeksi diri.

Kami memilihkan lima lagu Indonesia untuk menemanimu di tengah hujan yang mengguyur jendela kantor, mobil atau kamarmu. Berikut beberapa lagu yang mudah-mudahan bisa menghibur kamu.

1. “Sebuah Rasa” – Agnez  Mo 

Setelah menelurkan single internasionalnya dengan irama upbeat, Agnez kembali lagi membawakan genre yang membesarkan namanya; ballad. Musik dan lirik “Sebuah Rasa” digarap oleh Pay dan Dewiq yang terkenal mencetak lagu-lagu bestseller, sedangkan untuk aransemen, maestro Erwin Gutawa turun tangan dengan turut memboyong orkestranya.

2. “Cahaya” – Tulus 

Dua tahun puasa rilis album, Tulus melempar album “Monokrom”. Masih memegang teguh ciri khasnya, Tulus menawarkan lagu cinta dan kehidupan yang lebih besar dari sisi humanis yang manis, namun tidak cheesy. Menulis sendiri liriknya di album ini, harus diakui Tulus adalah genius dalam pemilihan diksi. Meski ide lagunya sederhana, kata-katanya sama sekali tidak bisa disebut sederhana. Pun halnya dengan lagu “Cahaya” yang penuh dengan kalimat metafor tapi masih ringan untuk dihapal.

3. “Kunci Hati” – Afgan

Sebagai solois, nama Afgan sudah berada di puncak skena musik tanah air. Di lagu “Kunci Hati” kita bisa mendengar metamorfosis Afgan yang jauh lebih matang dibanding album sebelumnya dengan teknik vokal yang mumpuni.

4. “Tanda Mata” – Glenn Fredly

Nah, ini dia rajanya lagu melodramatis. Namun, di lagu ini Glenn menyajikan musik yang tidak terlalu sendu. Judul lagu ini juga akan dipakai untuk tajuk konser yang dipersembahkan Glenn sebagai penghormatan Ruth Sahanaya yang sudah berkontribusi besar pada musik Indonesia. Rencananya konser itu akan digelar pada 30 September nanti di Balai Sarbini, Jakarta.

5. “Catatan Kecil” – Adera

Lahir dari ayah musisi legendaris Ebiet G. Ade, banyak orang yang menganggap Adera hanya akan mendompleng nama besar ayahnya, tapi ternyata dia membuktikan sebaliknya. Beberapa lagu Adera mengusung lirik tentang kehidupan sehari-hari yang ringan namun sarat makna. Mengalir dan filosofis, kira-kira begitu gambaran musik Adera. Dalam “Catatan Kecil”, Adera mengajak kita untuk selalu bersyukur dengan yang kita miliki sekaligus tetap mengasihi dengan lirik solid, seperti “Bila ingin lebih damai di dunia, berbagilah bahagia yang telah kau punya,” sebuah kalimat yang harus didengar oleh siapa pun yang mengaku sebagai makhluk sosial.

Mainkan playlist di bawah ini. Silakan nikmati hujanmu!

Stay updated! Follow us on:

Find me

Imanuel Kristianto

A movie enthusiast. A professional cynic but my heart's not in it.
Find me

Latest posts by Imanuel Kristianto (see all)

(Visited 277 times, 1 visits today)

Imanuel Kristianto

A movie enthusiast. A professional cynic but my heart's not in it.

You May Also Like

Related Articles

Stay updated! Follow Mumovi!

Read previous post:
Ulasan “Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1” (2016)

Close