Lima Hal yang (Mungkin) Belum Kamu Tahu tentang Pokemon Go

Internet sedang digemparkan dengan fenomena game mobile Pokemon Go. Kini semua orang membicarakan permainan ini. Bahkan di Twitter Pokemon Go sudah dicuit 4,7 juta kali hanya dalam periode 4-11 Juli saja!

 

 

Awalnya Pokemon diciptakan pada 1995 oleh Satoshi Tajiri sebagai game untuk konsol GameBoy. Lalu berkembang menjadi waralaba lain di luar game; salah satunya animasi serial TV.

tazos pokeSerial TV Pokemon sendiri sempat populer di Indonesia tahun 2000-an ketika tayang di SCTV. Generasi 90-an pasti sudah sangat akrab dengan tokoh Ash Ketchum dan teman setianya Pikachu, membuat mereka rela terkena radang tenggorokan akibat mengonsumsi terlalu banyak Chiki Balls demi mengumpulkan koleksi lengkap Tazos Pokemon.

Nah, sekarang Nintendo melihat peluang Pokemon bisa kembali mendunia dengan mengadaptasi teknologi yang sekarang digandrungi; augmented reality. Plus, mereka juga menjual komoditas paling strategis dan menguntungkan: nostalgia! Meski katalog Pokemon ada lebih dari 720 makhluk, Pokemon Go memilih untuk hanya menampilkan 151 Pokemon original. Jadi, tentu saja generasi 90-an akan tergila-gila dengan kenangan masa kecil ini.

Dikembangkan oleh Niantic Inc., sebenarnya gameplay Pokemon Go cukup sederhana. Kamu hanya perlu mencari Pokemon di lingkungan asli. Maksudnya, alih-alih memencet kursor untuk menggerakkan tokoh Pokemon master (seperti Ash Ketchum), kamu harus berjalan di dunia nyata mengikuti arahan GPS dan kamera di handphone atau tablet.

Berikut trailer resmi dari Pokemon Go untuk sekilas menggambarkan permainan tersebut. Jangan ke mana-mana tapi. Klik halaman berikutnya untuk tahu lebih mendalam tentang Pokemon Go. Biar kamu gak ketinggalan zaman! 🙂

Stay updated! Follow us on:

Find me

Imanuel Kristianto

A movie enthusiast. A professional cynic but my heart's not in it.
Find me

Latest posts by Imanuel Kristianto (see all)

(Visited 832 times, 1 visits today)

Imanuel Kristianto

A movie enthusiast. A professional cynic but my heart's not in it.

You May Also Like

Related Articles

Stay updated! Follow Mumovi!

Read previous post:
Ulasan “The Shallows” (2016)

Close