“05:55”, Film Indonesia Menang di Festival Dunia!

Di tengah ingar-bingar “Ada Apa dengan Cinta 2” dan segala aplaus bagi perfilman tanah air, mungkin ada satu film yang luput dari sorot media. Film itu berjudul “05:55” dan sudah menang di salah satu festival film bergengsi di New York, AS, Global Short Film Awards.

“05:55” adalah film karya sineas muda Tiara Kristiningtyas. Film yang digodok Tiara bersama Mohammad Azri itu berkisah tentang keseharian masyarakat di Yogyakarta sebelum gempa besar melanda kota tersebut pada 27 Mei 2006.

Film tersebut dibuat dalam format hitam putih. Dibuat tanpa narasi atau dialog, film ini hanya menyajikan aktivitas keseharian masyarakat Yogyakarta yang sederhana dan tulus. Segalanya berubah ketika gempa besar mengguncang tanah mereka. Bahkan gempa tersebut masih menyisakan trauma hingga kini bagi mereka yang mengalaminya. Film ini adalah sebuah restrospektif pengalaman Tiara ketika bencana dahsyat yang menewaskan lebih dari 6.000 orang tersebut terjadi.

Lewat filmnya dia mencoba mengirimkan pesan tentang betapa rapuhnya manusia dibandingkan kekuatan Sang Esa.

Sebelum terpilih sebagai film pendek dengan sinematografi terbaik di New York, film ini juga telah mendapat penghargaan XXI Shorts Film Festival 2015 kategori Film Terbaik serta diputar di Jogja-NETPAC Asian Film Festival 2014, Los Angeles Indonesian Film Festival 2015 dan Youth Peace International Film Festival 2015.

Global Short Film Awards memang masih tergolong baru di dunia perfilman. Penghargaan tersebut baru diinisiasi pada 2015 dan menerima film pendek berdurasi kurang dari 15 menit dari berbagai negara. Namun, film yang menang dalam gelaran tersebut nantinya juga akan diputar gelaran film tersohor di Cannes, Prancis pada Mei 2016 ini.

Tonton “05:55” di bawah ini

Stay updated! Follow us on:

Find me

Imanuel Kristianto

A movie enthusiast. A professional cynic but my heart's not in it.
Find me

Latest posts by Imanuel Kristianto (see all)

(Visited 372 times, 1 visits today)

Imanuel Kristianto

A movie enthusiast. A professional cynic but my heart's not in it.

You May Also Like

Related Articles

Stay updated! Follow Mumovi!

Read previous post:
Black Panther Bintang Sesungguhnya di “Captain America: Civil War”

Close