Album Adele “25” Bikin Berhasil Gagal Move On

Setelah artikel tentang single terbaru Adele “Hello” beberapa waktu yang lalu, sekarang kita bahas tentang albumnya yuk. Yak, gue mau bahas beberapa lagu lain di dalam album “25” ini yang bisa dibilang nggak kalah enak didengar dari “Hello”. Sebenarnya gue nunggu album terbaru Adele sejak akhir tahun 2014 lalu soalnya dulu gosipnya Adele mau ngeluarin album akhir tahun 2014.

Basically, gue nggak terlalu paham kenapa Adele selalu ngasih judul albumnya dengan angka tapi pada album bertajuk “25” nampaknya dirasa sebagai titik balik kehidupannya atau yah begitulah.

Turning 25 was a turning point for me, slap bang in the middle of my twentties pic.twitter.com/dDImEhKt10 — Adele (@Adele) October 21, 2015

Hampir semua lagu di album “25” ini enak. Enak buat didengerin, buat dinyanyiin di studio pribadi kita (baca: kamar mandi) dan yang paling penting nggak terlalu bikin ngos-ngosan dengan nada yang terlalu tinggi melengking atau tempo yang kaya lagi lari marathon.

Kalau pada dua album sebelumnya dia membuat lagu-lagu dengan tempo yang cepat, walau tetap bertema patah hati, pada album ini Adele seolah berniat menggoyangkan badannya menikuti irama lagu dengan tempo yang lebih lambat dan mudah diikuti.

Namun, walau tanpa nada-nada sulit sekalipun lagu “Hello” berdasarkan survei yang dilakukan salah satu situs kencan online WhatsYourPrice bikin banyak orang yang kepikiran untuk balikan atau bahkan sekadar menghubungi mantan pacarnya. Coba bayangin lagu-lagu lainnya yang serius kalau lo dengar pasti bikin susah move on. Ehhm….centil.

Konsistensi Adele dalam mengusung tema untuk album-albumnya memang pantas diacungi jempol. Tema gagal move on selalu bikin lagu-lagu Adele menjadi teman di kala patah hati apalagi pas musim hujan kayak gini. Brrrr.

25-judul-album-terbaru-adele-spfSelain lagu “Hello” ada lagu dengan nada catchy lainnya, “When We Were Young”, yang bisa sukses bikin lo tenggelam dalam arus masa lalu melalui liriknya yang dalem. Asek.

Lagu ini cocok banget buat lo yang suka keinget mantan soalnya bikin lo memutar kembali memori-memori menyenangkan (atau menyedihkan) dan melihat betapa mantan yang dulu segitu lo kenalnya ternyata bukan orang yang sama lagi. Ahee.

Saat ini lagu yang lagi terus-terusan gue ulang adalah “All I Ask”. Lagu ini cocok banget buat yang lagi putus cinta kayak gue atau sekadar patah hati dan butuh waktu terakhir untuk ketemu sama orang yang lo sayang sebelum akhirnya harus berpisah entah untuk sekadar makan bareng atau mungkin napak tilas tempat-tempat yang pernah lo berdua kunjungin atau yah intinya lo masih butuh waktu lah.

Untuk yang pengin lagi sedikit nge-beat mungkin bisa dengerin “Water Under Under The Bridge”, iya lagu ini punya tempo yang sedikit nge-beat walaupun nggak terlalu cepat juga dan tetap sih ini tentang hubungan yang nggak jelas dan ngambang.

Ada juga lagu yang menceritakan tentang kesetiaan seseorang terhadap pasangannya “Sweetest Devotion” dan lagu tentang seseorang yang berjanji untuk menjadi penguat bagi seseorang lainnya “Remedy” atau lagu yang paling nyesek tentang seseorang yang mau pisah dari pasangannya “Love in The Dark”. Ah…kalau mau dijembrengin satu-satu di sini nanti artikel ini bakalan panjang banget jadi kalau mau lebih jelas tentang semua itu dengerin lagu-lagu di album terbaru Adele deh.

Walaupun nggak masuk nominasi Grammy sama sekali seenggaknya Adele berhasil menyajikan lagu-lagu yang cukup easy listening dan easy understanding dan memuaskan telinga semua penggemarnya. Lagipula menang penghargaan atau nggak, nggak menentukan seberapa bagus lagu yang lo buat dan nyanyiin kan?

Go Adele Go!!!

Stay updated! Follow us on:

Novita Nurfiana
Find me

Novita Nurfiana

Cita-cita jadi Ranger Merah
Novita Nurfiana
Find me

Latest posts by Novita Nurfiana (see all)

(Visited 1,824 times, 1 visits today)

Novita Nurfiana

Cita-cita jadi Ranger Merah

You May Also Like

Related Articles

Stay updated! Follow Mumovi!

Read previous post:
Youtube Rilis “Rewind” 2015, Kaleidoskop Video Terlaris

Close