JB, Welcome James Bay, Bye-Bye Justin Bieber!

Saat nama JB disebut siapa yang terlintas di pikiran lo? Anak-anak muda, kinyis-kinyis, belum akil baligh mungkin akan menjawab ‘Justin Bieber, dong!’ Tapi, tunggu dulu wahai anak muda, kini ada JB baru di dunia musik, yaitu James Bay.

Musisi pendatang baru asal Inggris, James Bay, mulai meroket lewat album debutnya “Chaos and the Calm”. Sekilas gak ada yang istimewa dari solois/gitaris ini tapi kalo didenger lebih sering, albumnya lumayan lah. Cukup matang untuk musisi seusianya mungkin adalah predikat yang paling pas disandangnya.

Suara James Bay buat gw terdengar seperti perpaduan James Morrison, vokalis Big Eric Martin dan penyanyi legendaris Nick Drake.

Di albumnya James Bay menawarkan 12 lagu. Semua lagu tersebut ditulisnya sendiri dan atau sama penulis lain.

Single andalannya di radio saat ini “Hold Back the River” terbukti sangat pop di telinga pendengar. Dengan beat yang menghentak dan lirik yang diulang-ulang, lagu tersebut dengan mudah menduduki puncak berbagai tangga lagu di dunia.

Mayoritas lagunya masih berkisah tentang percintaan, seperti”Need The Sun to Break” yang dipenuhi teriakan-teriakan putus asa yang menyadari pentingnya kehadiran seseorang dan berharap semoga semuanya belum terlambat, lalu ada “Let It Go”, balada tentang hubungan yang sudah tidak bisa dipertahankan lagi karena kedua pasangan semakin tidak leluasa menjadi dirinya sendiri.

“Craving” menawarkan warna folk sejati yang lebih agresif dibandingkan lagu-lagu lainnya. Sementara ketika mendengarkan “Scars” dengan audio saja niscaya generasi rock 90-an akan langsung teringat pada Eric Martin, penggawa band besar Big.

James Bay yang merupakan lulusan sekolah musik BIMM Institute, yang juga menelurkan artis internasional lain seperti George Ezra dan The Kooks, mempunyai musikalitas yang cukup ‘teknis’, kalau gak boleh dibilang biasa aja karena gak ada teknik-teknik over-the-top nan njelimet dari permainan gitar di albumnya. Oleh karena itu, ketika dia terpilih jadi pemenang Critics’ Choice di Brit Awards 2015 banyak kontroversi yang mengikutinya. Banyak yang bilang dia bermain terlalu aman di albumnya karena daftar lagunya sebagian merupakan pengulangan di EP-nya sebelumnya.

Album perdana James Bay ini gak terlalu spesial karena gak menawarkan musik yang sepenuhnya baru baik dari segi vokal, lirik dan musiknya sendiri, namun bisa jadi sesuatu yang segar di tengah tren penyanyi seusianya yang lebih memilih EDM dan sejenisnya tanpa mengandalkan kemampuan vokal murni.

Stay updated! Follow us on:

Find me

Imanuel Kristianto

A movie enthusiast. A professional cynic but my heart's not in it.
Find me

Latest posts by Imanuel Kristianto (see all)

(Visited 222 times, 1 visits today)

Imanuel Kristianto

A movie enthusiast. A professional cynic but my heart's not in it.

You May Also Like

Related Articles

Stay updated! Follow Mumovi!

Read previous post:
Jelang Penayangan, “Hotel Transylvania 2” Rilis Bocoran Foto

Close