Ulasan “The Con Artist (The Technician)” (2014)

Film Korea memang selalu punya cerita yang menarik apalagi didukung pemeran-pemerannya yang ganteng dan cantik dengan kulit putih mulus kayak porselen yang bakalan dengan mudah bikin kita jatuh cinta. Kayak salah satu film yang akan gue bahas berikut ini.

“The Con Artist (The Technician)” yang diperankan oleh Kim Woo Bin adalah salah satu film box office Korea yang rilis 2014 dengan jalan cerita yang tidak terduga namun tetap ringan menghibur. Film ini menceritakan tentang strategi dalam menipu dan mencuri. Hmmm.

Film ini bercerita tentang seorang ahli membobol brankas (Lee Jin Hyuk) bersama dua orang komplotannya, sang Hacker (Jong Bae) dan si ahli strategi (Goo In) dalam mencuri uang gelap bea cukai sebesar 150 miliar won yang disembunyikan di pelabuhan Incheon, Korea. Kalau lo perhatiin film ini sekilas hampir sama dengan film “The Italian Job” besutan sutradara F. Gary Gray yang rilis 2008 lalu.

Berawal dari dendam, kerja sama terselubung dan diakhiri dengan kejutan menyenangkan di akhir cerita di mana penjahatnya kalah sama penjahat yang lainnya. Juga sedikit dibumbui cinta-cintaan si tokoh utama. Ihiiiy.

Bedanya adalah kalau di film “The Italian Job” lo akan dikasih petunjuk melalui prolog di awal cerita sehingga bisa mengikuti film dengan cukup runut dari awal sampai akhir dan punya jalan cerita yang walaupun punya kejutan tapi tetap terarah, Nah, film korea ini sama sekali nggak ngasih clue apa pun di awal cerita bahkan film dimulai dengan cenderung membosankan.

Berikut ini adalah beberapa hal aneh yang gue tangkep dari film “The Con Artist (The Technician)” yang bikin film bagus ini terasa kurang pas. (Full of spoiler guys, yang belom nonton langsung udahan aja).

Plot Twist

Plot twist yang paling bikin gue pusing adalah saat adegan di awal cerita saat Jin Hyuk mencuri sebuah patung kucing yang sangat mahal cuma untuk dipecahin lagi dan kemudian dicetak ulang pakai printer 3D dan ditempelin semacam alat penyadap. Meen, itu sangat wasting time, kenapa dia nggak googling aja terus cari detail patung itu baru di-print jadi kan nggak perlu repot kejar-kejaran sampe terjun dari atas gedung.

Atau kalau itu emang biar patung aslinya nggak ada lagi, kenapa harus dipecahin? Kan lumayan buat hiasan kamar mandi.

Rumah Lelang yang Aneh

Jelas-jelas patung yang dilelang adalah patung curian tapi rumah lelangnya santai aja gitu ngelelangnya. Ini salah satu hal yang cukup aneh buat gue, biasanya salah satu persyaratan untuk melelang suatu barang adalah harus jelas kepemilikannya. Kecuali mungkin kalau lo nyuri barangnya di Timbuktu terus lo jualnya di Prancis bisa jadi untuk ngerenut kepemilikan barangnya akan lumayan susah tuh, lah ini nyuri barangnya sama ngelelang barangnya di Korea juga.

Selain itu yang cukup bikin mikir adalah di akhir film dijelaskan kalau lelang itu adalah salah satu cara umpan untuk ngedeketiin bos para penjahat yang terkenal di dunia bawah tanahnya penipu dan pencuri, Bos Choi (Kim Young Cheol). Namun bagaimana caranya memastikan kalau Bos Choi akan datang ke rumah lelang tersebut atau yang paling ekstrem bagaimana caranya memastikan kalau Bos Choi akan beli patung itu. Hmmm.

Pelabuhan yang Rentan

Setahu gue, pelabuhan itu kayak bandara, salah satu tempat dengan system pengamanan paling ketat. Okelah kalau di Indonesia tapi brooo ini di Korea gitu loh, Incheon Port, yang digadang-gadang jadi pelabuhan paling aman di Asia. Selain itu butuh banyak banget dokumen yang harus digunakan kalau mau masuk lewat pintu jaga pelabuhan. Secara gue kerja di dunia shipping dan beberapa kali harus ke pelabuhan untuk ngecek kapal yang baru sandar, gue sangat hafal prosedur untuk bisa masuk ke pelabuhan.

Selain itu sangat tidak mungkin meninggalkan pelabuhan tanpa pengawasan kamera sama sekali dengan melakukan reset system selama 45 menit dengan konfirmasi hanya dilakukan melalui telepon, emangnya kalau ada apa-apa si kepala pengamanannya mau disalahin. Aneh.

Musuh dalam Selimut

Bagaimana Jin Hyuk bisa tahu kalau Bos Cho akan memilih mata-mata di dalam timnya. Bagaimana dia bisa tahu kalau yang akan dipilih adalah Jong Bae si hacker bagaimana kalau yang dipilih adalah Goo In, secara Goo In adalah tokoh yang terlihat paling lemah dengan sedikit intimidasi dan iming-iming uang gue rasa Goo In akan lebih mudah untuk dikontrol.

Namun, secara keseluruhan film ini cukup menghibur dengan artis ganteng Kim Woo Bin sebagai Lee Jin Hyuk yang aktingnya cukup keren dan dapat memanjakan mata penontonnya sekaligus bikin jatuh cinta.

Stay updated! Follow us on:

Novita Nurfiana
Find me

Novita Nurfiana

Cita-cita jadi Ranger Merah
Novita Nurfiana
Find me

Latest posts by Novita Nurfiana (see all)

(Visited 393 times, 1 visits today)

Novita Nurfiana

Cita-cita jadi Ranger Merah

You May Also Like

Related Articles

Stay updated! Follow Mumovi!

Read previous post:
Yura Yunita, dari Sirkus Hingga Bercinta dengan Glenn Fredly

Close