Tips Hindari Begal yang Bikin Pegal

Apa sih berita yang lagi hits sekarang ini? Ahok yang diancam hak angket DPR? Cita Citata aborsi? Atau Laudya Cintya Bella yang memutuskan pake hijab terus infotainment langsung heboh-heboh teu puguh? Ah, berita-berita kayak itu nggak terlalu menarik buat gue, terasa terlalu jauh karena nggak nyentuh kehidupan gue secara langsung dan terasa kayak ngeliat pertunjukan wayang.

Berita terkini yang menarik perhatian gue justru sayangnya adalah sebuah berita negatif dan tolong maafkan gue yang memutuskan untuk bikin artikel yang bisa dibilang bikin was-was yang baca. Bukan maksud hati mau bikin parno tapi guys, sedikit lebih hati-hati nggak ada salahnya kan?

Berita negatif yang bikin gue semakin kehilangan kepercayaan pada norma-norma kemanusiaan baru-baru ini adalah berita tentang begal yang kayaknya semakin sadis saja. Nggak cuma begal saja sih, modus-modus kriminal juga semakin hari semakin bikin kita geleng-geleng.

Dulu sekitar 2011-2012 gue pernah terima sebuah Broadcast Message (BM) di Blackberry Messenger yang memberikan kabar bahwa sindikat begal di Jakarta mau memperluas jaringannya. Caranya adalah dengan menurunkan personelnya antara dua sampai tiga orang di beberapa titik di ibu kota, Jabodetabek khususnya, untuk kemudian merekrut beberapa orang guna melebarkan sindikat ini. Ya dulu gue nggak percaya, gue cuma nganggap itu semacam isu aneh kaya semacam BM lain yang berisi serupa.

Sayangnya beberapa tahun kemudian BM tersebut menjadi kenyataan, maraknya peristiwa kriminal yang melibatkan begal membentang dari Bekasi sampai Tangerang hingga ke Depok. Saking kesalnya dengan kelakuan begal, masyarakat yang jadi korban pun semakin bertindak agresif. Lo liat kan berita begal yang dibakar beberapa pekan yang lalu? Gue pribadi nggak menyalahkan tindakan warga yang disulut kegeramannya sama kegiatan begal tapi kan sayang banget kalau dipidana hanya karena begal itu.

Begal memang nggak bisa diatur tapi sedikit banyak kita bisa mengatur cara bagaimana kita dapat melindungi diri sendiri supaya nggak kena tindakan kriminal ini.

Kurangi kegiatan di malam hari

Maksudnya adalah kurangi berpergian di malam hari dengan kendaraan pribadi sendirian. Kendaraan pribadi yang gue maksud di sini adalah sepeda motor. Kenapa? Soalnya pengguna sepeda motor rawan jadi sasaran.

Jangan memakai barang berharga berlebihan

Ya, nggak usah lebai kalau dandan. Nggak perlu pakai kalung berlian kalau mau belanja ke Indomaret atau pakai jam tangan mewah kalau mau beli bensin dan nggak usah pamer hape canggih kalau lagi di angkot.

Lewati jalur yang ramai

Ini penting karena biasanya orang cenderung memilih jalan pintas dengan alasan ingin cepat sampai rumah padahal jalanannya sepi. Mulai sekarang biar kata jarak tempuh lebih jauh, lebih bagus pilih jalur itu. Karena seenggaknya kalau jalanan ramai lo berasa lebih aman juga kan.

Lebih baik naik kendaraan umum yang ramai

Naik angkot yang hampir penuh itu lebih bagus walaupun lo dapet tempat duduk di kursi artis (kursi kecil di dekat pintu yang posisinya kentang itu looh). Itu lebih bagus karena seenggaknya kalau angkotnya ramai lo nggak perlu takut tersudut oleh orang jahat di dalam angkot yang sempit.

Jangan panik

Sebenarnya kalau saran yang ini sedikit omdo (omong doang) juga kalau gue yang kasih tahu. Gue adalah makhluk yang sangat gampang panik. Lihat anjing di ujung jalan saja bisa bikin gue cegukan karena panik sendiri. Tapi percaya deh, saat lo merasa ada yang nggak beres, entah merasa dikuntit atau merasa dipojokkan di dalam angkot, berpikiran jernih itu sangat dibutuhkan untuk memikirkan strategi tempur baru untuk membalikkan serangan lawan.

Namun, yang paling penting, bagaimanapun juga kita nggak boleh lupa sama yang punya hidup. Mau persiapan kaya apa pun kalau kurang doa kadang bisa kena celaka juga. Makanya guys mau apa pun agama lo, aliran lo dan kepercayaan lo (kecuali atheis sih kayaknya) jangan lupa untuk selalu minta perlindungan sama sang Maha.

Setelah tip di atas lo lakuin tetap berhati-hati di jalan ya guys! Kalau mau nyeberang jangan lupa lihat kanan dan kiri, patuhi rambu lalu lintas dan aturan berkendara. Salam hangat selalu.

Stay updated! Follow us on:

Novita Nurfiana
Find me

Novita Nurfiana

Cita-cita jadi Ranger Merah
Novita Nurfiana
Find me

Latest posts by Novita Nurfiana (see all)

(Visited 113 times, 1 visits today)

Novita Nurfiana

Cita-cita jadi Ranger Merah

You May Also Like

Related Articles

Stay updated! Follow Mumovi!

Read previous post:
Hal yang Dikenang dari Rental Film

Close