Mixtape Ala Remehtemeh #3

Halo sobat musik remehtemeh. Ciee sobat… sok asik lo. Jumat lagi nih. Seperti biasa, untuk menemani akhir pekan jiwa-jiwa yang sepi, remehtemeh berbaik hati meramaikan suasana. Kali ini agak bingung juga bongkar-bongkar repertoar jadi mixtape sekarang dibuat dengan pilihan sederhana: soundtrack tematik sesuai suasana.

Tema yang pas kali ini apalagi kalo bukan hujan. Hampir setiap hari menjelang Imlek Bumi dibasahi hujan. Jadi gw pikir satu lagu akan mewakili suasana, dan pilihan jatuh pada “White Winter Hymnal”.

(((TAPI WINTER KAN SALJU, BUKAN HUJAN))).

Ya, maklumin aja kan lagi bingung nyari lagu.

“White Winter Hymnal” adalah single pertama dari album pertama Fleet Foxes yang dirilis pada 2008. Fleet Foxes adalah band indie folk asal AS yang pernah dapet nominasi Grammy.

Lagu ini langsung melejit karena ada sesuatu yang magis di dalamnya yang membelai lembut telinga dan membawa merasakan suasana salju. Lebih seksi daripada augmented reality. Berlari-larian pakai sweater, perang bola-bola salju dan, tentunya, bikin snowman. Imajinasi itu langsung terpampang jelas di depan mata bahkan bagi gw yang belum pernah ngerasain salju kecuali kecipratan tukang es doger.

Ada kemegahan di dalam lagu ini yang masih memesona dan dikenang sampai sekarang. Saking terkenalnya lagu ini, band-band besar sampai sekarang masih ada yang meng-cover-nya – dari Birdy sampai Pentatonix.

Untuk versi Birdy, lagu ini dibawakan agak noir dengan tempo lambat. Intronya sekilas mengingatkan kita pada “Halo” Beyonce.

Sedangkan versi Pentatonix, winter terasa seperti sebuah perayaan khas Natal yang ceria dan antusias disambut oleh keluarga-keluarga. Itu wajar karena memang lagu ini dimasukkan ke dalam album “That’s Christmas To Me” milik mereka yang dirilis pada 2014 lalu.

Nah, untuk versi aslinya, Fleet Foxes terasa lebih memiliki lagu itu. Ya, iyalah bro. Beneran deh ada kekuatan yang tak terlukis dengan kata-kata dari lagu ini, dari melodi sampai liriknya.

Jadi versi mana yang lo suka? Mau yang versi laki, perempuan atau campuran laki-perempuan (bukan bencong tapi vokal grup, cyin)?

Selamat hujan-hujanan! Jangan lupa bawa payung biar gak pilek.

I was following the pack
All swaddled in their coats
With scarves of red tied ’round their throats
To keep their little heads
From fallin’ in the snow
And I turned ’round and there you go
And, Michael, you would fall
And turn the white snow
Red as strawberries in the summertime

Stay updated! Follow us on:

Find me

Imanuel Kristianto

A movie enthusiast. A professional cynic but my heart's not in it.
Find me

Latest posts by Imanuel Kristianto (see all)

(Visited 34 times, 1 visits today)

Imanuel Kristianto

A movie enthusiast. A professional cynic but my heart's not in it.

You May Also Like

Related Articles

Stay updated! Follow Mumovi!

Read previous post:
Ulasan “Seventh Son” (2014)

Close