Tipe Penulis Kolom Komentar

Jujur aja, gw adalah seorang silent reader dan lebih seneng ngebaca kolom komentar sama surat pembaca di portal berita dan forum-forum online. Entah apa yang ngebuat gw seneng mantengin kolom komentar dan surat pembaca, tapi yang jelas dari kolom itu gw bisa belajar cara beragumen lewat tulisan dan bisa ngebedain apakah si pengomentar (gw pribadi lebih senang make istilah ini dibandingin komentator) mengidap sindrom gagal paham, sotoy atau asal ngejepalak.

Menurut gw yang sotoy, pembaca forum online atau portal berita sebenernya ngga jauh berbeda. Mereka ngungkapin opini mereka terhadap postingan atau berita terkait suatu isu atau peristiwa yang mungkin lagi “in” saat itu. Masalahnya ngga semua pengomentar itu menulis hal yang relevan dengan topik, apalagi kalo lu ngelike portal berita di fb, liat postingan laman itu trus baca komentar di fb (jangan di link beritanya), banyak sekali dari mereka yang komennya OOT (out of topic) apalagi kalau menyangkut SARA. Berikut gw rangkum tipe pengomentar di laman online berdasarkan pengamatan [tanpa landasan ilmiah dan bermodalkan intuisi yang tidak teruji] gw.

Tipe diskutif (diskusi positif)

Tipe ini mungkin ngga banyak tapi cukup ngangenin. Si pembaca biasanya memaparkan analisis dan ngasih solusi terkait masalah yang diberitakan atau di-posting di suatu media. Kalau jenis pengomentar ini sudah muncul biasanya akan muncul pengomentar serupa dan saling berdiskusi dan memaparkan argumen masing-masing (secara logis).

Dan ini lah momen yang paling gw tunggu, karena saat ngebaca komentar dan argumen mereka gw bisa belajar cara berpikir mereka memandang suatu peristiwa, dan secara ngga langsung gw juga belajar bagaimana mereka merunutkan pemikiran mereka lewat tulisan yang mudah dimengerti tanpa mengurangi maksud di dalamnya.

Gw pribadi (sebagai silent reader) lebih seneng mbaca komentar-komentar mereka, karena lebih terbuka untuk dikritik para pembaca lain [bahkan yang kadang asal ngejeplak dan tidak menerima komentar lain].

 Tipe pengkritik

Tipe ini adalah tipe pembaca yang gemar mengkritik peristiwa yang ditampilkan dalam berita atau postingan. Entah apa yang ada dipikirannya (bisa jadi mereka adalah orang yang apatis), mereka selalu aja nampilin segi negatif, kekurangan atau kelemahan si tokoh atau topik dalam postingan.

Ngga tanggung-tanggung mereka juga ngedebat komentar lain. Sayangnya begitu argumen mereka dipatahkan mereka malah mengelak dengan alasan yang ngga masuk di akal, mulai dari “cari aja di gugel”, “ah capek gw ngejelasinnya, otak lu ngga bakal nyampe” atau alasan ngga logis lainnya dan tak jarang kerap menyebutkan nama-nama bintang atau bahkan menanantang adu jotos ketika kalah beragumen.

Tipe praktis

Tipe penulis komentar jenis ini bagi gw adalah tipe yang unik, bayangin aja mereka bisa nulis komentar yang singkat tapi dalem dan ngena banget. Ibarat tokoh bangsa, mendiang Gus Dur yang kerap berkomentar tajam namun rasional, jika yang dibahas adalah sebuah pro-kontra si pembaca itu akan menulis, “kalo ngga suka yang jangan dipilih, gitu aja kok repot.”

Tipe ngabayol

Tipe ini kadang bisa menjadi penyejuk di tengah panasnya topik berita. Mereka bisa memutar topik menjadi bahasan yang nyeleneh tapi tetep masuk akal dan kadang membuat kita tertawa.

 Tipe pebisnis

Untuk tipe ini gw golongkan menjadi dua jenis:

* tipe terselubung: tipe yang komen mengenai posting-an tapi di baris akhir menitipkan lapak usahanya mulai dari obat kuat hingga antena TV.

* tipe frontal: tipe ini adalah tipe pejuang frontal yang tanpa basa-basi langsung promote produk unggulannya.

Tipe baca judul & langsung komen

Kini, seiring dengan banyaknya media dan thread starter, mereka juga bersaing dalam merebut pembaca. Tak ayal hal ini membuat mereka ngelakuin inovasi, entah dalam pengambilan angle, penulisan judul atau gaya bahasa. Masalahnya, (harus diakui) ngga semua dari kita adalah kalangan yang gemar atau setiadaknya terbiasa membaca, dan parahnya mereka langsung ngejeplak begitu baca judul.

Entah karena kesibukan atau memang ingin terlilah eksis mereka langsung berkomen ria tanpa tau isi berita atau posting-an secara lengkap. Parahnya komentar mereka malah terkesan ngawur dan OOT, dan bukannya terlihat kritis mereka malah terlihat kayak orang yang memiliki sindrom gagal paham tingkat akut.

So, termasuk jenis yang mana diri lu? Kalo lu cuman suka baca doang tanpa komen berarti kita sama 🙂

Stay updated! Follow us on:

I W Yoga
Find me

I W Yoga

A part of silent majority
I W Yoga
Find me

Latest posts by I W Yoga (see all)

(Visited 43 times, 1 visits today)

I W Yoga

A part of silent majority

You May Also Like

Related Articles

Stay updated! Follow Mumovi!

Read previous post:
Damon Albarn, Gorila yang Tak Lagi Blur

Close