Nilai Keayahan yang Bisa Diambil dari “Interstellar” (2014)

Kemarin dunia merayakan Hari Ayah dan salah satu film box office, “Interstellar”, yang rilis pekan lalu sangat membekas buat gw karena mengingatkan tentang ayah. Film ini berkisah tentang seorang ayah yang berusaha mengejar mimpinya walau harus meninggalkan anak-anaknya dengan satu janji akan membawakan sebuah kehidupan yang lebih baik bagi mereka.

“Interstellar” menyajikan jalan cerita yang cukup kompleks, yah maklum aja sutradaranya kan Christopher Nolan, yang emang sering bikin film njelimet. Sang ayah, Cooper, yang diperankan Matthew McConaughey hidup bersama dua anak dan ayahnya di masa badai pasir dan resesi Amerika Serikat.

Buat gw film ini memberikan cerminan tentang sikap seorang ayah yang biasa kita temui di kehidupan sehari-hari. Sikapnya itu mengajari nilai-nilai luhur sebagai bekal jika kelak kita dewasa nantinya. Nilai itu akan terus kita bawa untuk diwarisi ke anak cucu kita. Mantap.

Dalam beberapa hal Cooper memang terlihat seperti seorang ayah yang ceroboh dan kurang perhatian juga bertanggung jawab, tapi di sisi lain Cooper juga mengajarkan anak-anaknya untuk bertanggung jawab atas apa yang mereka lakukan dan memberikan kepercayaan penuh kepada anak-anaknya untuk terus berpegang pada apa yang mereka percaya.

Pegang terus mimpi

Cooper adalah tipikal ayah yang terus memegang mimpinya sambil terus mendukung anak-anaknya untuk mengejar mimpinya. Yah, mungkin kadang lo bisa lihat bapak, ayah, papa, abi atau abah lo seolah terlihat cuek sama apa yang lagi lo lakuin tapi percaya deh mereka adalah orang pertama yang akan menjabat tangan lo dan memberikan selamat saat lo berhasil meraih mimpi dan cita-cita. Bahkan sadar nggak sadar mereka adalah orang yang akan dengan sekuat tenaga ngebantuin lo untuk ngejar apa yang jadi impian lo dan menyediakan semua yang dibutuhkan untuk mewujudkan mimpi tersebut.

Penuhi janji

Pernah nggak lo minta sesuatu sama ayah yang kemudian dijawab dengan “nanti dulu” atau “iya nanti”? Itu nggak selalu berarti dia nggak mau memenuhi permintaan lho, tapi saat itu dia sedang memutar otak untuk bagaimana caranya memenuhi permintaan lo. Di film ini lo bisa liat Cooper berusaha untuk pulang kepada anak-anaknya terutama anak perempuannya, Murphy. Walaupun keadaannya terlihat mustahil toh akhirnya dia tetap pulang, meski butuh waktu sampai 23 tahun waktu Bumi.

Lindungi apa yang berharga

Bagi Cooper yang paling berharga baginya adalah anak-anaknya, terutama Murphy yang mungkin dianggap kekurangan kasih sayang dan sosok seorang ibu. Pada suatu adegan diperlihatkan bahwa Murphy mengatakan di kamarnya ada sesosok hantu. Di akhir cerita ternyata kita akan tahu bahwa itu adalah Cooper dari ruang dimensi yang berbeda.

Dari sini kita bisa lihat bahwa cinta seorang ayah itu nggak akan terbatas pada ruang dan waktu. Meskipun di dimensi yang berbeda, kalau ayah bisa pasti ayah akan melindungi kita terus. 😥

Dalam kehidupan sehari-hari, nilai di ataslah yang berusaha ditanamkan seorang ayah agar anaknya menjadi manusia yang bisa menghargai dirinya sendiri. Nah, sudah cium ayah dan memberikan ucapan pada mereka di Hari Ayah?

Selamat Hari Ayah untuk semua ayah dan calon ayah di dunia. Cium mesra. kiss-emoticon

Stay updated! Follow us on:

Novita Nurfiana
Find me

Novita Nurfiana

Cita-cita jadi Ranger Merah
Novita Nurfiana
Find me

Latest posts by Novita Nurfiana (see all)

(Visited 95 times, 1 visits today)

Novita Nurfiana

Cita-cita jadi Ranger Merah

You May Also Like

Related Articles

Stay updated! Follow Mumovi!

Read previous post:
Ulasan Animasi “Big Hero 6” (2014)

Close