Jadi Orang Indonesia a la Sacha Stevenson

Rasa-rasanya di Indonesia justru lebih banyak orang yang sok modern dan kebarat-baratan ketimbang orang yang mengeksplorasi budaya dan nilai-nilai yang ada di Indonesia sendiri. Oke nggak muna gw juga mungkin termasuk orang-orang yang kurang bahkan nggak ngerti sama sekali dengan nilai-nilai budaya dan kebiasaan di Indonesia. Ini bukan karena nggak bangga loh tapi lebih ke arah keterbiasaan yang akhirnya cenderung membuat orang menganggap hal itu jadi remeh dan sesuatu yang wajar.

Tapi gw menemukan banyak banget ekspatriat di Indonesia justru terlihat lebih tekun, teliti dan rajin mempelajari nilai keseharian yang otomatis menjadi budaya di Indonesia. Nggak sekadar keseharian dan budaya saja, mereka juga sangat peduli dengan lingkungan.

Sebut saja seorang Sacha Stevenson yang mungkin sudah pernah kalian lihat sebagai guest host di sebuah acara jalan-jalan bersama Adul dan Komeng di salah satu stasiun TV swasta. Berawal dari acara itu, Sacha terus mendapatkan kesempatan untuk dikenal masyarakat Indonesia secara luas.

Sacha bukan tanpa kemampuan sama sekali, dia seorang dengan kepribadian yang terbuka dan cukup lucu (menurut gw). Hebatnya sebagai seorang ekspat yang mungkin sudah sangat lama tinggal di Indonesia, dia dapat menangkap fenomena – atau lebih tepat disebut kebiasaan – yang sering terjadi di kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia, Jakarta pada khususnya.

Caranya menyajikan “pengetahuannya” tentang Indonesia pun dikemas dengan parodi-parodi unik yang lucu dan sedikit nyentil. Kalau lo nggak kesentil berarti lo bebal. Parodi-parodi lucu yang dibuatnya bisa lo liat sendiri di Youtube.

Pengetahuan Sacha di video-video yang diunggahnya sangat menunjukkan dan mencerminkan kebiasaan kita sebagai orang Indonesia dan gw rasa itu adalah hasil pengamatan yang sangat mendalam setelah lama tinggal di Indonesia, Jakarta pada khususnya. Aseek.

Sacha bukan cuma mengangkat hal negatif di kehidupan sehari-hari kita, mengingat banyaknya komentar miring yang nganggap Sacha cuma ngangkat hal negatif doang. Tapi yang dia angkat adalah suatu realitas yang menjadi kebiasaan masyarakat urban Jakarta.

Dalam setiap video Sacha selalu membuat disclaimer di awal videonya yang menyebutkan bahwa nggak semua orang melakukan hal tersebut tapi jujur sebagian besar memang melakukan hal itu. Contohnya saja dalam sebuah video yang berisi kata-kata makian “khas” orang Jakarta (atau mungkin juga Indonesia).

Stay updated! Follow us on:

Novita Nurfiana
Find me

Novita Nurfiana

Cita-cita jadi Ranger Merah
Novita Nurfiana
Find me

Latest posts by Novita Nurfiana (see all)

(Visited 37 times, 1 visits today)

Novita Nurfiana

Cita-cita jadi Ranger Merah

You May Also Like

Related Articles

Stay updated! Follow Mumovi!

Read previous post:
Profesi yang Bakal Lo Temuin di Bus Kota

Close