Makan di Luar Bikin Kenyang atau Renyang?

Kalau ngumpul sama teman-teman tempat yang paling sering dituju adalah tempat makan kayak kafe, restoran, atau bahkan sekadar warung tenda pinggir jalan. Soalnya apalagi sih yang paling asik selain makan sambil ngobrol, padahal waktu masih kecil sering diajarin kalau makan nggak boleh sambil ngomong karena bisa keselek. Apalagi di Jakarta – tempat tinggal gue – semakin menjamur tempat-tempat untuk bergaul asik yang nggak cuma menyediakan tempat kongkow tapi juga makanan yang enak dan bervariasi. Maka jadilah kita pengunjung tetap untuk suatu kafe atau tempat nongkrong asik tertentu apalagi kalau tempat itu selalu update menu yang lagi hype jadi kita nggak ketinggalan info kuliner terbaru.

Tapi pernah nggak sih kita kesel setelah nongkrong karena apa yang kita bayangkan nggak sesuai dengan ekspektasi pas kita masuk ke tempat itu entah karena makanan yang ternyata kurang pas di lidah atau mungkin hal lainnya yang bukannya bikin perut kenyang dan hati riang tapi malah bikin hati meradang.

Harga makanan yang nggak masuk akal

Ini ngeselin banget lho, bayangin misalnya lo makan mie instan rebus yang biasanya cuma Rp5.000 karena lo nggak tanya ternyata harganya Rp25.000, itu kan ngeselin banget.

http://www.merdeka.com/peristiwa/rumah-makan-mahal-di-anyer-sering-makan-korban.htmlSebelumnya ada foto bon harga makanan fantastis yang harus dibayar seorang pengunjung di daerah Anyer yang ramai dipergunjingkan di media sosial. Rp1.000.000 untuk makanan gitu doang!

Lalu baru-baru ini juga terjadi hal serupa di Muara Angke. Banyak laporan yang bilang kalau makan di sana lo harus tanya berapa harga makanannya karena kayaknya penjualnya pada sepakat untuk nggak mencantumkan harganya dan asal tembak harga.

Gambar yang nggak sesuai aslinya

Gue rasa kalau yang ini banyak banget yang suka kecele deh, sudah ngebayangin makanannya melimpah ruah kayak di fotonya pas dateng nggak taunya porsinya ngeledek, kecil, secimil, seupil, atau sebutan lainnya deh untuk menunjukkan betapa mungilnya porsinya yang pastinya nggak sesuai untuk kapasitas perut.

Promosi diskon yang membingungkan

Hayoo siapa yang nggak pernah tergiur untuk makan di restoran atau kafe karena promosi diskonnya. Nggak jarang lho orang tertarik untuk datang dan mencoba makanan di sebuah kafe atau restoran karena promosi diskonnya yang menggiurkan, misalnya kalau bayar pakai kartu debit atau kredit dari bank tertentu bisa dapat potongan harga sekian persen atau kalau pesan menu ini bisa gratis menu itu. Seringnya diskon-diskon kayak gini ujungnya selalu mengecoh pembeli (kalau nggak mau disebut menyesatkan) soalnya di samping tulisan diskon itu pasti selalu ada tanda bintang yang menjelaskan tentang syarat dan ketentuan untuk diskon itu dan penjelasannya biasanya sih ditulis dengan huruf sekecil semut.

Biarpun kita sering menemukan hal-hal menyebalkan kayak yang gue sebutin tadi kayaknya tetap nggak menyurutkan semangat kita buat hunting tempat makan dan tempat nongkrong baru deh, buktinya tempat makan baru makin banyak bermunculan di Jakarta.

Stay updated! Follow us on:

Novita Nurfiana
Find me

Novita Nurfiana

Cita-cita jadi Ranger Merah
Novita Nurfiana
Find me

Latest posts by Novita Nurfiana (see all)

(Visited 22 times, 1 visits today)

Novita Nurfiana

Cita-cita jadi Ranger Merah

You May Also Like

Related Articles

Stay updated! Follow Mumovi!

Read previous post:
Awas, Terlalu Sibuk Bisa Berubah Jadi Kecoak!

Close