Lima Film dengan Kumpulan Soundtrack Terkeren

Gw sangat suka nonton dan film terakhir yang gw tonton salah satunya adalah Guardians of the Galaxy (GotG). GotG cukup menghibur buat gw, salah satunya adalah karena repertoar soundtrack yang bagus. Adegan-adegan jadi lebih terkenang kalo soundtrack-nya bagus. Soundtrack di film buat gw sama kayak makan pake kerupuk. Walaupun gak masalah kalo gak ada, alangkah lebih nikmatnya kalo makan dilengkapi kerupuk.

Lagu yang gw suka di GotG, selain Jackson 5, salah satunya ya “Come And Get Your Love” – Redbone

Nah, setelah nonton GotG itulah gw jadi inget beberapa film yang kumpulan lagunya asik banget. Berikut beberapa film yang groovy abis menurut gw:

Nowhere Boy

tumblr_lvwb83cZ6f1qchkojo1_500Film yang diperankan Aaron Taylor-Johnson ini bercerita tentang kisah awal perjalanan The Beatles. Kisahnya sih lebih berfokus pada John Lennon secara personal. Digambarkan di film ini tentang kehidupan keluarga Lennon yang broken home. Dia dibesarkan oleh bibinya sampai pada suatu waktu dia tahu bahwa ibu yang selama ini mengurusnya bukan ibu kandungnya. Semuanya dikisahkan dengan menyelipkan karier Lennon.

Dari mulai lagu Elvis Presley “Shake, Rattle & Roll” yang merupakan inspirasi Lennon jadi penyanyi, bawain “Maggie May” dengan band pertamanya The Quarrymen, sampai rekaman “In Spite of All the Danger”. Bahkan Aaron Johnson nyanyiin sendiri “Hello Little Girl”. Dan yang paling gw inget adalah ketika ibu kandung Lennon, yang baru akrab sebentar dengannya, meninggal ditabrak mobil. Gw sempet berkaca-kaca waktu denger ini.

Frozen

frozen-revSiapa coba yang gak suka film animasi? Semua orang pasti pernah ngalamin nonton kartun sejak kecil dan sebagian menggemarinya hingga dewasa, contohnya gw. Waktu awal mau nonton film ini gw agak ragu dengan kemasan ratu yang terlalu feminin dan girly kaya Tangled. Ternyata efeknya lumayan bagus kalo lo nonton 3D dengan salju terasa terlempar ke muka ditambah dengan komedinya. Dan lagu-lagunya digarap dengan serius oleh Robert Lopez dan Kristen Anderson-Lopez yang sebelumnya bertanggung jawab pada soundtrack Winnie The Pooh. Bahkan demi proximity film ini, yang setting tempatnya di Norwegia, dipake alat musik bukkehorn khas dari sana dan teknik nyanyi tradisional kulning.

Ada Olaf, si manusia salju bloon yang pengen berjemur di musim panas, yang nyanyi “In Summer”, “For the First Time in Forever” yang dipecah jadi beberapa lagu, “Love is An Open Door” yang level gombalnya bikin pengen masukin jari ke tenggorokan dan apa lagi kalo bukan lagu paling terkenal setelah “Twinkle Twinkle Little Star” yang dinyanyiin anak di seluruh dunia “Let It Go”.

P.S.: Versi duet ini adalah mashup cover Caleb Hayles (penyanyi nonprofesional) yang suaranya gilaaa dan Idina Menzel (penyanyi aslinya) yang gak dimasukin di filmnya.

The Boat That Rocked

boatrockedIni film yang gw lebih inget lagunya daripada ceritanya. Pilihan lagunya gila banget menurut gw karena hampir semuanya cocok di telinga… gw. Beberapa lagunya ada yang gw gak pernah denger sebelum nonton dan langsung suka setelah nonton film ini beberapa kali. Ceritanya ini tentang stasiun radio ilegal di Inggris yang siarannya di kapal. Tokoh-tokohnya merupakan definisi dari rock n’ roll bukan dalam bentuk kata semata tapi berwujud manusia beneran, salah satunya mendiang Philip Seymour Hoffman.

Ada “All Day and All of the Night” dari The Kinks yang menyemangati siaran – kalo gak salah di awal film – di kapal. Tembang romantis “This Guy’s in Love with You” Herb Alpert. “A Whiter Shade of Pale” dari Procol Harum, yang setiap gw denger di jalan selalu inget adegan kapal tenggelam dan kerasa kayak mobil yang gw tumpangi bakal tabrakan dengan adegan slow motion. “Elenore” dari The Turtles yang kayaknya dinyanyiin rame-rame sama tokoh-tokohnya waktu ngumpul. Ah kan tadi gw udah bilang gw lebih apal lagunya daripada filmnya sendiri. Tapi satu adegan yang gak akan gw lupa adalah ketika seorang penyiarnya nyanyi lagu menyayat ini. Dia baru aja kawin sama salah satu groupie-nya atau pacarnya gitu – lupa lagi – terus perkawinan mereka cuma bertahan beberapa hari karena istrinya diembat temen penyiarnya yang tinggal di kapal itu juga. Dia nyanyi ini teriak-teriak meratapi kepergian istrinya itu. Oh nooooo I cant believe you’re leaving meeeeeeeee…. Stay with me babyyyy. Please stay with me baby.

(500) Days of Summer

500-days-of-summer-3-528x296Kebalikan dari Boat tadi, film ini sangat gw inget ceritanya. Tentang cewek brengsek (Zooey Deschanel yang matanya kayak black hole buat laki-laki) yang ngasi harapan ke cowok. Udah akrab banget tapi malah cuma anggep temen. Brengsek. Tapi cantik. Parah lah. Nah, kalo bisa dikasi peringkat soundtrack ini kedua terbagus setelah Boat.

Ada “Bookends” dari Simon & Garfunkel yang diambil dari The Graduate (1967) yang diperanin Dustin Hoffman. Graduate adalah background story dari film ini. Sampe gw nyari filmnya demi mengetahui latar belakang cewek brengsek itu.  Ada “She’s Got You High”dari Mumm-Ra, “You Make My Dreams” yang ceria dari Hall & Oates. Dan band favorit karakter cowoknya The Smith yang nyumbang “There Is a Light That Never Goes Out” sama “Please, Please, Please Let Me Get What I Want”. Lagu yang terakhir itu bahkan dibawakan oleh band si cewek brengsek di dunia asli She & Him. Dan ada lagu band asal Australia, Temper Trap, yang ternyata vokalisnya adalah orang Indonesia. #Bangga.

Janji Joni

Janji-Joni-450x360Kalo tadi semua soundtrack dari film bule, film Indonesia juga ada yang keren. Film Nicholas Saputra ini selain kaya cameo juga kaya soundtrack bagus. Lagunya berasal dari band-band indie terkenal pada saat itu (2005). Beberapa masih ada yang bertahan sampai sekarang meski yang lainnya sudah entah ke mana. Film ini mengabadikan kegeniusan musik mereka. Gw sampe beli kasetnya dulu. Kaset bro!

Ceritanya si Joni (Nicholas) adalah pengantar rol film. Suatu detail remehtemeh yang jarang kita perhatiin ketika nonton film. Gw juga gak tau sih, sekarang di zaman digital masih pake rol gak? Film ini sangat tidak biasa, berani menangkap cerita yang berpotensi gak populer. Tapi karena yang maen Nicholas, yang sukses lewat Ada Apa dengan Cinta, jadi orang tertarik nonton film ini. Pas nonton Premium Rush gw bilang dalam hati ‘Ah ngikutin Janji Joni nih.’ Setelah gw nonton lagi film ini, gw baru sadar cameo-nya banyak banget; Wulan Guritno&Ananda Mikola, Tora Sudiro, Sujiwo Tejo, Winky Wiryawan, Robby Tumewu, Ria Irawan, Catherine Wilson, Aming, Ronald Surapradja.

Beberapa lagunya antara lain “Senandung Maaf” dari band yang sekarang udah go-international White Shoes & The Couples Company, “Puzzle” milik Ape On The Roof, “Bedroom Avenue” dari Goodnight Electric, “Less Afraid” dari Sajama Cut, “Funk the Hole” dari Sore dan band paling hits waktu zaman pensi The Adams dengan dua lagunya “Konservatif”dan “Waiting”.

Stay updated! Follow us on:

Find me

Imanuel Kristianto

A movie enthusiast. A professional cynic but my heart's not in it.
Find me

Latest posts by Imanuel Kristianto (see all)

(Visited 492 times, 1 visits today)

Imanuel Kristianto

A movie enthusiast. A professional cynic but my heart's not in it.

You May Also Like

Related Articles

Stay updated! Follow Mumovi!

Read previous post:
Mie yang Lekat di Hati

Close