Menginterpretasikan Perempuan dan Misterinya

Karena wanita ingin dimengerti

Lewat tutur lembut dan laku agung
Karena wanita ingin dimengerti
Manjakan dia dengan kasih sayang

– Ada Band

 

Pernah nggak kalian, laki-laki, dibuat bingung sama makhluk yang disebut perempuan. Nggak usah yang laki-laki deh, sesama perempuan aja sering kok dibuat bingung. Kalau gw sih nggak jauh-jauh deh, Mama, perempuan yang menurut gw serba bisa ini selalu sukses bikin gw galau dengan segala kegalauan beliau juga nggak jarang berujung dengan tak tersedianya makanan di meja makan. Sedih.

Perempuan memang punya sejuta misteri, sebagai perempuan gw mengamini hal tersebut. Dan jangan salah, makhluk yang suka bikin kalian pusing ini juga sebenernya nggak yakin juga kok dengan apa yang mereka – ya seenggaknya gw deh – mau.

Berbekal dengan banyaknya tragedi kesalahpahaman yang disebabkan biasanya sikap perempuan, dengan ini gw akan sedikit curhat tentang kelakuan perempuan yang suka bikin bingung para adam. Berikut adalah beberapa pernyataan atau sikap perempuan yang ambigu:

  1. Terserah

hand-307289_640Jangan. Jangan pernah artikan ini secara harfiah, karena terserahnya perempuan itu selalu berarti, ”Coba aja kalau berani.” Gw tau ini memang mengesalkan, maaf ya kalian para adam, tapi intinya adalah kami, perempuan, bingung dan mungkin juga labil. Mau ngelarang belum pantas tapi mau kasih izin juga nggak ikhlas, maka sebagai moral barrier untuk kalian laki-laki, kami menggunakan kata terserah. Curang, sih.

Tapi, kadang kata terserah juga digunakan untuk hal yang baik kok, nggak melulu untuk bikin kalian kesal, contohnya saat kalian laki-laki bertanya tentang tempat makan, kami akan memberikan kontrol penuh pada kalian untuk memilihnya. Actually, we are generous on the inside.

  1. “Jadi mau kamu apa?”

Jangan pernah tanya ini sama perempuan saat kalian dikasih muka lecek sama pasangan kalian karena sesungguhnya, mereka juga nggak terlalu yakin kok lagi mau apaan. Sekali lagi, perempuan, dalam hal ini gw, juga nggak pernah terlalu yakin sama apa yang gw mau saat galau melanda. Pertanyaan ini, bakalan jadi blunder sendiri buat kalian laki-laki yang pasti akan terus dikasih bibir manyun.

  1. Diam yang bukan emas

Diam buat perempuan itu artinya “Lo pikir sendiri apa salah lo.” Yap, diamnya perempuan itu hampir pasti adalah marah. Gw yakin lo semua pasti tahu hal yang satu ini, jadi gw nggak akan banyak ngejelasin hal yang satu ini.

  1. Dengar aja Hush-Sign-Woman

Ya, kadang perempuan nggak minta pendapat kalian sebagai pasangannya, perempuan cuma mau didengar semua keluh kesahnya, makanya udah jadi rahasia umum kalau perempuan lagi ngumpul pasti isinya curcol semua.

Perempuan nggak selalu ingin mendengar pendapat, tapi cukup didengar. Kalau kebetulan ceritanya langsung nggak via telepon, yang bisa kalian lakukan adalah usap punggungnya, belai kepalanya, atau sekadar senyum sambil bilang “sabar ya” itu pasti cukup. Soalnya itu juga kok yang dilakukan kami sesama perempuan.

  1. “Nggak ada yang mau bantuin Mama”

Nah khusus poin satu ini gw persembahkan untuk makhluk paling super di dunia ini. Adalah keajaiban seorang Mama, Ibu, Umi, Bunda kita terutama yang kerja di rumah dari bangun tidur sampai seisi rumah sudah tidur lagi. Tapi ada hal yang selalu bikin gw gemes dan jadi pengen gigitin wajan.

Mama, begitu gw nyebut perempuan yang satu ini, adalah perempuan yang selalu heboh bahkan dengan sesaput tipis debu di rumah, beliau selalu sibuk dengan alat-alat tempur ibu rumah tangga. Dengan baiknya, setiap gw atau saudara-saudara gw yang lainnya menawarkan bantuan untuk berbagi tugas, Mama pasti menolak dan lalu hanya menyuruh kami untuk membereskan kamar masing-masing

Tapi keajaiban akan terjadi di menit setelahnya, Mama akan menggerutu dan bilang “Nggak ada yang mau bantuin Mama di rumah ini.” DANG. Gw nggak bisa berkata-kata, bisu mendadak, yang terjadi selanjutnya paling cuma anak-anak saling lempar pandangan dan garuk-garuk kepala yang sama sekali nggak gatal.

Sebenarnya masih banyak yang bisa gw urutin dari kelakuan perempuan (gw). Tapi kalau gw jabarin semuanya, gw jamin 1.000 halaman juga nggak bakalan nampung deh. Soalnya perempuan itu emang selalu bias, yang keluar dari mulutnya belum tentu sesuai dengan isi hatinya. Repot banget.

Jadi buat kalian yang mau mencoba untuk mengerti perempuan, saran gw cuma satu; jangan! Jangan pernah mencoba untuk mengerti perempuan, soalnya perempuan sendiri nggak terlalu ngerti juga kok tentang diri mereka sendiri.

Iya gw sadar tulisan ini nggak ngebantu ya? Ya nggak apa-apa kok, paling nggak yang baca bisa manggut-manggut terus bilang “dasar perempuan.”

Stay updated! Follow us on:

Novita Nurfiana
Find me

Novita Nurfiana

Cita-cita jadi Ranger Merah
Novita Nurfiana
Find me

Latest posts by Novita Nurfiana (see all)

(Visited 57 times, 1 visits today)

Novita Nurfiana

Cita-cita jadi Ranger Merah

You May Also Like

Related Articles

Stay updated! Follow Mumovi!

Read previous post:
Tulus dan Keinginan Tidak Dicintai Seadanya

Close