Kenapa Harus Nonton “Guardians of The Galaxy” (2014)?

Gw termasuk orang yang suka banget film-film superhero macam Batman, Superman, X-Men, dan lainnya, terlebih kalau di film itu punya komedi-komedi sinis yang bisa bikin gw ngakak. Salah satunya ya film Guardians of The Galaxy yang baru gw tonton pekan lalu ini. Banyak banget celetukan yang bisa bikin lo ngakak.

Film ini dimulai dengan adegan yang lumayan sedih di mana seorang anak laki-laki, Peter Quill kecil, sedang duduk di dalam kegelapan sambil mendengarkan lagu di kaset kompilasi (bisa dibilang kaset bajakan juga sih) atau yang lebih keren disebut bule-bule: mixtape. Lebih lanjut kita akan tahu ternyata Peter sedang berada di rumah sakit untuk bertemu ibunya yang (kayaknya sih) menderita kanker. Adegan bergulir dan yang bikin gw sampai sedikit ikutan nangis adalah saat Ibunya minta Peter untuk megang tangannya tapi Peter nolak (ini juga kayaknya lagi) karena takut.

Setelah Ibunya meninggal, Peter yang dibawa kakeknya keluar kamar dengan paksa berlari ke halaman rumah sakit tapi nggak disangka ternyata dia malah diculik makhluk asing.

Film ini diproduksi berdasarkan salah satu komik Marvel dengan judul yang sama, Guardians of The Galaxy. Sebenarnya banyak hal tipikal film Marvel yang juga ada di film ini, okelah Marvel selalu berhasil nyempilin sedikit guyon dari canda-canda sinis dalam dialognya tapi film ini beda banget karena ada hal-hal yang nggak biasa di film Marvel lainnya ada di film ini.

Penjahat yang baik hati

tumblr_inline_nazypyNOI41qbfvm6Setiap tokoh punya latar belakang masing-masing yang pastinya berbeda satu sama lain. Nah latar belakang inilah yang bikin tiap karakter punya ciri khas, ambisi, ketakutan, dan cara untuk menutupinya. Kerennya lagi tiap karakter utama tidak digambarkan sebagai orang yang dari awalnya baik (hero), mereka – kecuali antagonisnya si Ronan – justru digambarkan sebagai kumpulan penjahat yang berkumpul gara-gara sebuah orb. Para tokoh utama tadinya ada yang pencuri (Star-Lord a.k.a. Peter Quill), penjahat berbadan gede tapi rada bloon (Drax), para bounty hunter (Rocket dan Groot), dan anak angkat Thanos yang justru mau balas dendam ke Ronan dan Thanos (Gamora). Tokoh favorit gw di sini adalah Rocket dan Groot. Siapa tokoh favorit lo?

Dialog sarkastis yang lucu

Kalau lo suka candaan sarkastis, lo akan sangat menikmati film ini, karena banyak bertebaran dialog bernada seperti itu dalam film ini. Guyonan khas Amerika-nya juga nggak terlalu sulit dicerna kok (menurut gw sih), dan yang pasti bahan candaan mereka ini sebenarnya justru berasal diri mereka masing-masing kok, hal yang kita perlu banget nih, belajar menertawakan diri sendiri. Bahkan di saat-saat adegan seriusnya pun, masih bisa loh diselipkan sisi yang bikin kita ketawa, padahal nggak ada dialognya tapi ngeliat gestur pelakonnya udah bikin kita mesem-mesem sendiri.

Soundtrack yang kece

Oke, gw nggak mau sok-sokan ngerti lagu-lagu era 80-an ke atas deh tapi memang soundtrack GoTG ini beda dari film Marvel yang lain. Soundtrack yang serba lagu lawas itu juga berhubungan dengan mixtape punya Peter Quill pemberian ibunya. Di film ini kita dibuat seolah ikut mendengarkan lagu langsung dari walkman milik Peter. WALKMAN!

Kabarnya sang sutradara, James Gunn, memilih sendiri lagu-lagu tersebut untuk dimasukkan ke filmnya. Keren selera musiknya, oom! Ada satu lagu yang catchy banget buat gw karena gw tahu lagunya, Cherry Bomb, dari the Runaways. Walaupun gw nggak terlalu hapal sama lagu-lagu lama tapi hampir semua lagunya enak dan rasanya langsung klik banget di telinga.

Jadi menurut gw film ini sangat worth watching dan bagus banget. Bagi yang belum sempet nonton buruan deh nonton daripada nunggu-nunggu nanti terus kehabisan di bioskop dan berujung melakukan tindakan kriminal dengan mengunduh secara ilegal atau beli bajakannya.

Stay updated! Follow us on:

Novita Nurfiana
Find me

Novita Nurfiana

Cita-cita jadi Ranger Merah
Novita Nurfiana
Find me

Latest posts by Novita Nurfiana (see all)

(Visited 75 times, 1 visits today)

Novita Nurfiana

Cita-cita jadi Ranger Merah

You May Also Like

Related Articles

Stay updated! Follow Mumovi!

Read previous post:
Angkutan Umum Makin Tak Ramah Difabel

Close