Beda Path Dulu dan Kini

Pasti sudah nggak asing dong sama Path, salah satu platform media sosial paling lengkap di seluruh jagad media sosial. Oke tadi itu lebai.

Dibilang lengkap karena Path punya kemampuan yang merupakan gabungan semua platform media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, Foursquare, or anything else, you name it. Tapi belakangan ini ada hal-hal yang yang nggak perlu tapi terjadi pada Path ini. Dramatis. Semakin banyak keluhan-keluhan yang gw liat di kolom komentar Googleplay tentang Path, berikut ini beberapa keluhan yang gw liat.

  1. Peningkatan jumlah teman

Sebelumnya, jumlah teman di Path terbatas cuma 150 orang saja, itu bikin Path jadi sangat eksklusif dan terbatas pada sahabat dekat si pemilik akun. Dan dulu untuk membuat limit pertemanan bisa melampaui angka 150 orang, kita diharuskan mengunduh layanan Path premium yang pastinya berbayar, di mana nggak semua orang bersedia melakukan hal itu. Perubahan ini terjadi sejak Path dibeli salah satu konglomerat Indonesia, you-know-who.

  1. Fasilitas chatting yang harus diunduh terpisah

Oke, bagi yang nggak ngeh, mungkin nggak terlalu kelihatan bedanya, soalnya memang saat kita buka Path, langsung juga terlihat tab chatting, tapi kenapa juga harus diunduh secara terpisah, hal ini terjadi untuk Path yang diperbarui. Buat gw sendiri, itu sangat nggak efektif. Ini juga jadi salah satu perubahan yang terjadi setelah Path dibeli sama konglomerat itu.

  1. Tombol Menu yang Pindah ke Tengah

Kalau kalian nggak kerganggu, berarti kalian hebat. Kalau gw pribadi, itu ganggu banget, karena kadang itu jadi ngehalangin mata gw yang lumayan tipis ini untuk liat postingan teman-teman.

  1. Postingan yang Masuk Notifikasi

Pertama kali mainan Path, notifikasi yang masuk ke smartphone gw itu cuma tentang yang ada hubungannya sama gw, tapi beberapa hari yang lalu, tulisan teman yang nggak ada hubungannya sama gw juga ikut masuk notifikasi. Ini menurut gw adalah The Ultimate Epic Failed. Seolah kehabisan akal, pengembang platform ini mengubah-ubah tampilan dan fasilitas awal Path ke arah yang mungkin sia-sia, kalau nggak mau disebut mundur. Walaupun notifikasi ini bisa diatur di pengaturan, tapi tetap saja ini semacam “bikin kerjaan”.

Tapi walaupun banyak yang mengeluhkan hal-hal di atas, toh pengguna Path nggak juga berhenti pakai Path, malah mereka (termasuk gw), makin heboh nge-add teman-temannya yang lain, memanfaatkan pertemanan yang sudah tidak dibatasi lagi. Namanya juga manusia, ada perubahan yang bikin mikir sedikit pasti langsung ngeluh. Pokoknya All Hail Path.

Stay updated! Follow us on:

Novita Nurfiana
Find me

Novita Nurfiana

Cita-cita jadi Ranger Merah
Novita Nurfiana
Find me

Latest posts by Novita Nurfiana (see all)

(Visited 195 times, 1 visits today)

Novita Nurfiana

Cita-cita jadi Ranger Merah

You May Also Like

Related Articles

Stay updated! Follow Mumovi!

Read previous post:
The JokoPsy Effect

Close